Minggu, 16 Agustus 2015

HIBRIDA SUPER vs HIBRIDA BIASA

Dod hibrida super vs hibrida biasa

Pernah anda mendengar istilah ini ...??
Lalu apa definisi yg tepat untuk ke dua istilah diatas....??

Menurut beberapa teman2 breeder istilah bagi hibrida super adalah hasil kawin silang antara hibrida betina + peking jantan...
Sedangkan hibrida biasa adalah hasil kawin silang antara betina lokal atw pun champbell + peking jantan...
Dalam hal ini saya tidak 100% membenarkan atw pun menyalahkan ,karena kaidah2 ttg breeding sudah sangat jelas,...
Saya lebih mengacu pada kualitasnya yg super..
Lalu seperti apa kriteria " super " tersebut..

1.indukan berusia lebih dari 10 bulan atw sudah pernah moulting ( ngurak/rontok bulu ) 1x

2.dalam riwayatnya indukan tidak pernah terjangkit penyakit endemik

3.penyortiran dod yg benar dan profesional/jujur ,tidak bodong dan tidak cacat fisik

4.dod yg di kirim usianya tidak lebih dari 3 hari,krn jika lebih dr 3 hari maka akan menurunkan vitalitas dod selama perjalanan ( kecuali jarak dekat ),cadangan kuning telur telah terabsorsi,dan rawan stress

Jadi menurut pendapat saya justru pada kualitasnya yg super bukan hanya hasil persilangannya saja krn FCR antara hibrida super dan hibrida biasa tentu berbeda,...
Mana yg lebih menguntungkan tentu saja tergantung pasarnya,mana yg lebih di minati krn antara hibrida super dan hibrida biasa di kategorikan sama,bahkan ada beberapa daerah yg hanya menghendaki bebek lokal jantan.

Yg jadi perbedaan antara dua hibrida tadi adalah ukuran nya ,tentu saja hibrida super lebih besar di banding hibrida biasa dan dr segi FCR hibrida super tentu lebih tinggi di banding hibrida biasa.
Buat para peternak dan calon peternak jangan terkecoh dg warna bulu,karena hibrida memang memiliki corak yg beragam mulai coklat,belang coklat,hitam,belang hitam,dan putih,semuanya sama saja krn memang hasil kawin silang dr 2 gen yg berbeda
Yg jadi masalah sebenarnya ttg penyortiran di kandang saat usia 2 minggu di saat turun dr box atw masa starter,jadi harus di seleksi benar berdasar ukurannya...

Senin, 29 Juni 2015

VAKSIN vs PROBIOTIK

Banyak teman2 peternak mengeluhkan tentang bebek atau ayam yang sudah di vaksin kok masih juga KO,nah di sini kita ulas sedikit tentang vaksin dan probiotik

1.vaksin
Vaksin adalah virus yang di lemahkan berfungsi sebagai titer antibody terhadap invasi virus tertentu atau lebih sederhananya dia adalah tameng dari dari virus tertentu
Dengan vaksin di harapkan hewan ternak akan kebal terhadap virus yang menyerang semisal ND atau AI

2.probiotik
Probiotik adalah penguat sistem imun dalam tubuh ternak,bisa berupa sintetis maupun herbal,fungsi dasar probiotik adalah membantu memperkuat sistem imun atau daya tahan tubuh ternak dari berbagai gejala penyakit atau serangan virus sekalipun

Kenapa meskipun sudah di vaksin tetap saja terserang....??
Perlu di ketahui bahwa dewasa ini virus semacam AI sudah berevolusi sampai H sekian N sekian,sedangkan anti virusnya belum bisa mengikuti evolusi dari virus yang menginveksi tersebut jadi penyakit lebih cepat berkembang tapi obatnya datang terlambat atau malah bukan pada spesifikasi nya...

Cara paling mudah adalah mensinergikan antara vaksin dan probiotik, jika keduanya di berikan pada ternak di harapkan sistem kekebalan tubuh ternak lebih bagus lagi sehingga mampu menangkal invasi virus tersebut,jika hanya salah satu nya saja yang di berikan hasilnya juga kurang maksimal jadi tidak boleh ada klaim suatu probiotik tertentu mampu menangkal invasi dari virus tertentu karena fungsi probiotik tidak seperti itu,dia hanya membantu sistem kekebalan tubuh saja....

Penanggulangan wabah juga tidak bisa hanya personal semua pihak harus ko-operatif mulai dari lingkup peternak hingga instansi terkait,maka di butuhkan kesadaran peternak tentang bahayanya membiarkan hal ini terjadi karena takut merugi,jika hal ini terjadi maka yang paling dirugikan sebenarnya adalah masyarakat luas sebagai pihak konsumen....

Sabtu, 27 Juni 2015

Populasi ideal

Dalam beternak bebek kepadatan populasi perlu di perhatikan dalam hal ini adalah salah satu faktor kerentanan penyakit dan pertumbuhan

Di sini akan saya ulas cara membuat kandang DoD terlebih dahulu...
1.kandang starter
buat lah bedengan yg beralas tanah dg diameter 2 meter lalu buat lubang selebar 1x1 meter,lalu tutup lubang tersebut dg meletakkan kawat ram hijau yang di bingkai dengan kayu lubang tersebut berfungsi sebagai tadah tumpahan air minum lalu siapkan seng talang seukuran bedengan tadi,posisikan berdiri dalam hal ini seng berfungsi sebagai dinding kandang DOD...
Siapkan terpal sebagai penutup atasnya...
Kandang seluas ini cukup untuk 200 ekor dod sampai masa grower ( 14 hari )

2.kandang grower
Pada kandang grower kepadatan yang ideal adalah 6 ekor/m²
Tentang literatur kandang dan cara membuatnya silahkan baca di artikel berjudul literatur kandang di blog ini...

3.kandang layer
Untuk kandang layer literaturnya sama
Populasi ideal untuk layer/petelur adalah 5ekor/m²

Demikian semoga bermanfaat...

Minggu, 31 Mei 2015

Cara sederhana menetaskan telur itik mesin tetas manual

Dalam usaha penetasan banyak faktor yang perlu di perhatikan:
1.mesin tetas harus dengan suhu yang merata di setiap sudutnya,kelembaban dan panas yg optimal ( 38° C )
2.pemilihan telur tetas yang bagus :
   A.indukan harus berusia minimal 10 bulan
   B.bentuk telur yang bagus ( tidak retak atw kasar )
   C.minimal 9-10 betina harus ada 1 ekor pejantan
   D.penyimpanan telur tidak lebih dari 5 hari

Cara penetasan:
1.nyalakan mesin tetas minimal 8 jam sebelum di isi agar temperatur merata dalam ruang tetas
2.bersihkan kulit telur yang akan di tetaskan dari kotoran,bila perlu di cuci dg menggunakan air dan cairan disinfektan
3.masukkan dalam mesin tetas setelah kulit telur mengering setelah pencucian
4.tutup mesin tetas kontrol temperatur pada suhu 38°C
5.setelah 24 jam telur di teropong menggunakan alat teropong telur dg bohlam 100 watt,telur fertil akan tampak bulatan sebesar kedelai berwarna agak gelap hingga kemerahan,sedangkan yg non fertil tidak tampak bulatan
6.masukkan kembali telur yang fertil kedalam mesin tetas,jangan menstimulasi telur sebelum usia 5 hari
7.setelah usia 5 hari keluarkan telur dari mesin tetas,lalu teropong lagi untuk memilah antara embrio yang hidup dan yang mati,yang hidup akan tampak urat darah membentuk seperti laba2,yang mati biasanya membentuk lingkaran merah tanpa urat2 darah,atau tidak ada urat darah sama sekali
8.kembalikan telur yang hidup embrionya kedalam mesin tetas,lalu lakukan stimulasi minimal 3x sehari ( tiap 8 jam sekali )
9.lakukan penyemprotan menggunakan spray setel yg paling halus semprotannya pada saat usia telur 12 hari,lakukan penyemprotan 2x sehari untuk membantu kelembabannya
10.setelah telur retak dan hampir menetas hentikan pen stimulasian dan penyemprotan,biarkan telur menetas dengan sendirinya,setelah bulu dod agak kering tempatkan pada box yang di alasi jerami.

Saya kira sudah cukup keterangan singkat tentang cara penetasan menggunakan mesin tetas manual ini,bila ada yang kurang jelas silahkan di pertanyakan....

Kamis, 12 Maret 2015

RUMUS PERHITUNGAN prediksi HPP

RUMUSAN PERHITUNGAN HPP DI AWAL
USAHA PEMBESARAN PEDAGING
Dalam memulai usaha tentunya kita mesti
punya rincian data yang perlu di olah,untuk
memprediksi pengeluaran atw harga pokok
produksi,referensi dari berbagai narasumber
pernah saya coba dan semua memang tetap
saja kalah dg praktek di lapangan dan berikut
ini sebenarnya postingan dari yang di tanyakan
beberapa teman kemarin dan hal ini bukanlah
sesuatu yg absurd,karena semua ini
berdasarkan pada pengalaman saya...
Jumlah pakan yg saya sebutkan nanti mungkin
berbeda dg pengalaman teman2 disini,dan
dalam jumlah takaran pakan dari berbagai
jenis bebek adalah efisiensi pakan menurut
hemat saya....
1.pakan starter
Jumlah pakan / 100 ekor dod
Jenis lokal jantan mjsari 26-30 kg
Jenis pegon/ campble silangan 29-31 kg
Jenis hibrida Mp 33 kg
Jenis hibrida Cp 33-37 kg
Jenis hibrida super 40 - 49 kg
2.pakan grower
Untuk menentukan jumlahnya kita bisa pake
rumusan S x 2 x 3 = jumlah pakan grower
Di mana ( S ) adalah jumlah pakan starter
Ketentuan jumlah pakan grower dg jumlah tsb
dg PK 18,5 - 22 %,dan EM 2400-2600 KCAL,SK
max 6,5 %
Dalam hal ini peran additive jg sangat
krusial,untuk mencukupi asam amino,mineral,v
itamin, dll
Jika hitungan nutrisi di bawah itu tentunya
jumlah pakan sulit untuk di kontrol,prinsipnya
SEMAKIN BAGUS KUALITAS PAKAN MAKA
SEMAKIN SEDIKIT YANG DI KONSUMSI,ttg hal
lain bila di rasa kurang lengkap silahkan di
tanyakan....
Semoga bermanfaat...

Rabu, 04 Maret 2015

SPESIFIKASI DAN PENGAKTIFAN HORMON plus G2

mungkin masih banyak di antara teman yg
belum paham seperti apa hormon plus
itu,hingga banyak pertanyaan yg menanyakan
perihal ini dan lagi sekarang hormon plus
sudah pada tahap G2 atw generasi kedua,...
spesifikasi :
1.warna kuning cerah
2.kekentalan sedang
3.bau lebih segar di banding G 1
pada pengiriman pd periode berikutnya akan di
sertakan brosur dan segel sbg jaminan
keasliannya dan harga tertinggi akan di
cantumkan karena di temukan beberapa kasus
ada yg mengoplos hormon plus dan ada yg
menjualnya 3 x lipat dari harga semestinya
hal ini bertentangan dg moral usaha di mana
pertama kali hormon plus di formulasikan
PENGAKTIFAN :
ketika hormon di kirimkan kepada peternak/
konsumen,mikroba yg di dalamnya dalam
keadaan dorman atw tertidur,maka perlu di
aktifkan agar mikroba di dalamnya bekerja
optimal
CARA PENGAKTIFAN :
dalam setiap 5 liter HORMON plus diperlukan
400 ml ( 2 gelas ) gula cair
Cara membuat gula cair :
1 kg gula di masak dlm 2 liter air
mendidih,tunggu dingin setelah dingin ambil 2
gelas lalu campurkan pada HORMON plus,lalu
kencangkan tutupnya,tunggu 1 x 24 jam baru
bisa di aplikasikan

Selasa, 03 Maret 2015

hormon plus,suplemen ternak

Hormon plus
ini adalah HORMON plus produksi SHUMBAN
FARM & FEEDMILS ,sidoarjo,jatim
Komposisinya adalah hormon/
ZPT,asam amino dan probiotik,semua bahan
herbal,untuk unggas pedaging&petelur..
Fungsinya:
1.mempercepat regenerasi
sel,sehingga mengoptimalkan pertumbuhan
2.memperbaiki sistem pencernaan,sehi
ngga meningkatkan efisiensi nutrisi yg
bertujuan menurunkan nilai Fcr
3.mencegah
infeksi organ reproduksi pd itik petelur
4.memperbaiki nilai TDN pakan
5.menguatkan
sistem imun mencegah serangan virus endemik
6.meningkatkan kualitas hasilpanen
petelur&pedaging
7.mengoptimalkankinerja alat
reproduksi pd petelur&meningk
atkan penyerapan asam amino,mencukupi
kebutuhan asam amino yg sangat diperlukan
unggas petelur dan pedaging
CARA
PENGAKTIFAN :dalam setiap 5 liter HORMON
plus diperlukan 400 ml ( 2 gelas ) gula cair
Cara
membuat gula cair :1 kg gula di masak dlm 2
liter air mendidih,tunggu dingin setelah dingin
ambil 2 gelas lalu campurkan pada HORMON
plus,lalu kencangkan tutupnya,tunggu 1 x 24
jam baru bisa di aplikasikan
Cara membibis
pakan menggunakan hormon plus,..10-20ml/
kg
pakan,caranya 10-20mlhormon (hasilnya akan
lebih bagus bila ditambah 1 sendok makan
gula
merah yg sudah dicairkan) di campur air
secukupnya lalu di urap pd pakan diamkan pd
wadah tertutup selama 2 jam sebelum di
berikan pd ternak ,untuk dosis air minum 5 -
10ml/ 1 liter air minum

Layanan dan pemesanan produk 
Telp/wa 081515807107
Achmad ichsan
Balongbendo,kab Sidoarjo,jatim